Siswa Hebat - Karya Tepat, Guru Hebat - Siswa Bakat, Warga Kompak - Sekolah Kuat

Sabtu, 01 April 2023

 TIM ADIWIYATA 

SMP NEGERI 1 PAKISAJI


1. Ketua Tim   : Sugito, S.Pd.

2. Wakil Ketua : Mentas Wicaksono, S.Pd.

3. Sekretaris : Mochamad Syaiful, S.Pd.

4. Bendahara : Sulistyaningsih, S.Pd., M.M.Pd.

5. Bidang Kegiatan Lingkungan 

    a. Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan

6. Kelompok Kerja (Pokja)

   a. Pembibitan 

      - Mentas Wicaksono, S.Pd.

      - Sri Wahyuni, S.Pd.

      - Desy Wuri,S.Pd.

  b.  

   b 

Rabu, 14 Desember 2022

TANAMAN HIAS - SPANEPA


MANFAAT TANAMAN HIAS 
DI LINGKUNGAN SMP NEGERI 1 PAKISAJI







Sekolah merupakan tempat terjadinya proses belajar mengajar, sehingga lingkungan yang baik sangat diperlukan agar prosesnya berjalan dengan lancar dan kondusif. Tidak hanya lingkungan yang sosial namun juga lingkungan hidup di sekitar sekolah.

Lingkungan sekolah yang asri tidak hanya sekedar membuat suasana sekolah menjadi sejuk karena banyaknya tanaman atau pohon di sekitarnya. Namun lingkungan yang asri juga menjadi salah satu hal yang bisa meningkatkan manfaat lingkungan sekolah untuk pembelajaran juga dapat memberikan manfaat lain yang tidak kalah penting. Nah, pada artikel kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai apa saja tanaman yang ada di lingkungan sekolah serta manfaatnya. Simak pembahasannya di bawah ini ya.

1. Mempercantik lingkungan sekolah

Banyaknya jenis pohon atau tanaman yang ada di lingkungan sekolah, bisa membuat sekolah menjadi enak dipandang mata. Misalnya dengan menanam jenis tanaman bunga atau tanaman hias yang ditanam di pot atau ditanam di taman sekolah.

Beberapa tanaman di lingkungan SMPN 1 Pakisaji yang dimanfaatkan keindahannya :


Kaktus Euphorbia canariensis


Kaktus Cereus hexagonus(L.)


Bunga Anggrek Citra Dendrobium nobile Lindl

Kamboja Bali Plumeria alba L


2. Meneduhkan lingkungan sekolah

Adanya pepohonan yang tumbuh di lingkungan sekolah tentunya akan membuat lingkungan menjadi lebih rindang dan memberikan manfaat penghijauan bagi lingkungan manusia. Apalagi jenis pohon yang ditanam adalah jenis pohon peneduh, yang mana dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih teduh dan tampak lebih asri. Selain dapat menjadi peneduh, tanaman yang memiliki buah dapat dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi bagi warga sekolah



Jambu Air Semarang - Syzygium samaranganse

Sukun - Artocarpus altilis

Ketapang - Terminalia catappa 

Matoa - Pometia pinnata

3. Menjadi objek atau media belajar

Pohon yang ditanam di sekolah juga dapat dijadikan media belajar maupun objek penelitian siswa. Misalnya untuk praktek pelajaran yang mempelajari struktur tumbuhan, mempelajari tentang manfaat tanaman apotik hidup untuk kesehatan dan lingkungan, dan lain sebagainya.
  • Penicillin( Jatropha multifida L.)
Manfaat : Dapat mengobati berbagai jenis infeksi karena bakteri, 
termasuk infeksi pada mulut dan tenggorokan serta demam.


  • Hanjuang/Andong Merah (Cordyline fruticosa (L.)
Manfaat : untuk mengobati berbagai penyakit menular 
seperti TBC bagi masyarakat Sunda
  • Serut Merah (Loropetalum chinense)
Manfaat : Tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati 
penyakit kusta, diare, sakit gigi, demam, hingga penyakit kanker



4. Meningkatkan konsentrasi belajar

Manfaat menanam pohon di lingkungan sekolah juga dapat membantu agar proses belajar mengajar lebih kondusif, juga dapat meningkatkan konsentrasi siswa. Pohon seperti pohon peneduh bisa mengurangi polusi dan turut meredam kebisingan yang mengganggu, yang mana bisa menyebabkan konsentrasi buyar dan membuat tubuh lelah.


Palem Raja - Roystonea regia


 
Pohon Sapu Tangan - Maniltoa grandiflora 




Pohon Mangga - Mangifera indica




5. Memberikan suplai oksigen

Banyaknya pohon yang ditanam di lingkungan sekolah tentunya bisa memproduksi oksigen, yang akan membuat kualitas udara di lingkungan sekolah lebih baik dan lebih sejuk. Di samping hawa sejuknya bisa membuat semangat untuk beraktivitas, manfaat oksigen bagi manusia juga dapat membuat belajar menjadi lebih fokus.




Pucuk merah - Syzygium paniculatum



Puring - Codiaeum variegatum 

Palem jari - Rhapis excelsa

6. Memberikan suasana nyaman di sekolah

Penanaman pohon di lingkungan sekolah menjadi salah satu program penghijauan yang sangat direkomendasikan, karena bisa menciptakan kesan lingkungan sekolah yang lestari dan nyaman digunakan untuk beraktivitas. Hal ini tentunya akan bermanfaat langsung baik bagi guru, karyawan ataupun siswa yang menghabiskan waktu sehari-harinya di sekolah.







Jadi intinya, manfaat menanam pohon dan manfaat taman bunga untuk lingkungan sekolah tidak hanya bisa membuat lebih asri dan sejuk. Namun secara tidak langsung juga dapat membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan manfaat lainnya. Agar lingkungan sekolah semakin bersih dan semakin bermanfaat untuk masyarakat sekolah, sebaiknya juga diimbangi dengan hal hal seperti pengelolaan sampah yang baik, kebersihan lingkungan dan kelas, dan lain sebagainya. Demikian pembahasan mengenai berbagai manfaat menanam pohon di lingkungan sekolah. Semoga bermanfaat.























Selasa, 13 Desember 2022

SPANEPA COMPETITIONS DAY

 

MAHASISWA "ASISTENSI MENGAJAR UM" 

MENYELENGGARAKAN LOMBA AKADEMIK ANTAR KELAS 

DI SMP NEGERI 1 PAKISAJI 

 

Demi meningkatkan kualitas akademik siswa-siswi SMPN 1 Pakisaji, mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan lomba bertajuk "SPANEPA COMPETITIONS DAY" pada hari Rabu, 30 November 2022 lalu. Dengan mengusung tema "Membangun Penerus Bangsa yang Cerdas, Kompetitif, dan Kreatif di Era Society 5.0", lomba ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing siswa dalam menghadapi jaman yang semakin maju. Lomba ini diikuti oleh hampir 100 peserta siswa dan siswi SMPN 1 Pakisaji dari setiap kelas untuk setiap cabang lomba.

(Pembukaan acara oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pakisaji)

Adinda Hanif Diastuti, selaku ketua pelaksana kegiatan ini menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya lomba akademik antar kelas ini adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa SMP Negeri 1 Pakisaji utamanya dalam bidang akademik, sehingga dapat membentuk generasi penerus bangsa yang baik, cerdas, kompetitif dan kreatif. Hal ini selaras dengan tema kegiatan yang telah dicantumkan di atas. Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul siswa-siswi SMP Negeri 1 Pakisaji dalam menghadapi perlombaan di luar sekolah nantinya.

Terdapat empat cabang lomba dalam event ini, diantaranya adalah Olimpiade Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Olimpiade Matematika yang pelaksaannya dilakukan di Masjid SMP Negeri 1 Pakisaji, sedangkan untuk Lomba Pidato dan Lomba Story Telling dilaksanakan di Perpustakaan SMP Negeri 1 Pakisaji. Rangkaian acara "SPANEPA COMPETITIONS DAY" pada hari itu berjalan dengan lancar dan kondusif. 

 

 
(Olimpiade IPA)


 
(Olimpiade Matematika)


 
(Lomba Pidato)


(Lomba Story Telling)


Pengumuman peserta juara setiap cabang lomba “ SPANEPA COMPETITIONS DAY” diumumkan ketika pelaksaan apel pagi pada hari Kamis, 1 Desember 2022. Siswa tersebut diantaranya,

Pemenang Olimpiade IPA

Juara Pertama          : Dwi Fitrotul (7F)

Juara Kedua              : Andrian Wahyu Akbar S (7C)

Juara Ketiga             : Revalia Aneira Pangestu (9H)

Foto Para Pemenang Lomba Olimpiade IPA)

Pemenang Olimpiade Matematika

Juara Pertama          : Erlin Ratnaning Nuraini (8B)

Juara Kedua             : Anjani Vania Salsabila (8A)

Juara Ketiga             : Aulia Putri Junia (8c)

(Foto Para Pemenang Lomba Olimpiade Matematika)


Pemenang lomba Pidato

Juara Pertama          : Firdiana Octa Ramadhani (9D)

Juara Kedua             : Faiz Nasrul Madinah (9E)

Juara Ketiga             : Marta Aqnes Mahardhani (7E)


(Foto Para Pemenang Lomba Pidato)

Pemenang lomba Story Telling

Juara Pertama          : Nabila Mahesswari (8A)

Juara Kedua             : Ferna Tanti Gunawan (9F)

Juara Ketiga             : Veeradiva Devara (9H)

(Foto Para Pemenang Lomba Story Telling)


(Panitia SPANEPA Competitions Day bersama para Juara)

 

Penulis:

Lina Fahmatun Nisa’i Kamila

Alifah Yusra Lana

Syelia Dwi Paulin

HUT SPANEPA KE 39

 

KEMERIAHAN HUT SPANEPA KE-39 

PASCA PANDEMI COVID-19

 



 Tahun 2022 ini menjadi tahun yang cukup istimewa bagi warga SMP Negeri 1 Pakisaji. Hal ini dikarenakan pada tahun ini bersamaan dengan tahun dimana seluruh siswa sudah dapat masuk total secara tatap muka setelah pandemi dua tahun yang sudah berlalu. Khususnya pada semester ganjil ini, SMP Negeri 1 Pakisaji atau yang kerap disebut SPANEPA kami Mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) membantu melaksanakan kegiatan baik akademik, non akademik, administrasi di sekolah secara luring. Tepat masa pengabdian mahasiswa AM di sekolah ini yakni bulan Agustus hingga Desember nanti. Adapun salah satu agenda kegiatan yang bersamaan dengan kehadiran mahasiswa AM yakni perayaan HUT sekolah yang akan digelar secara meriah pada 7 November 2022.



SPANEPA tahun ini telah sampai pada usia 39 tahun. Bukan usia yang muda lagi bagi SPANEPA, sudah memasuki usia dewasa sehingga banyak doa yang dicurahkan kepada sekolah yang unik ini. Pada akhir kepala 3 tahun ini dimeriahkan dengan banyak agenda kegiatan dan pertunjukan yang dimeriahkan oleh seluruh warga sekolah. Adapun rangkaian acara HUT SPANEPA tahun ini dibuka dengan acara jalan indah, pemotongan tumpeng, pertunjukan seni tari dan musik, pelantikan pengurus OSIS periode 2022/2023, serta dilanjutkan dengan pertujukkan perwakilan kelas dan Guest Star setempat.

Kegiatan jalan indah diikuti oleh siswa setiap kelas dengan didampingi wali kelas masing-masing. Pertunjukan seni yang ditampilkan yaitu gabungan tarian dengan nama pagelaran seni Nusantara. Tarian yang digabungkan diantaranya yaitu, Tari Bapang, Tari Sumatera, Tari Jawa Tengah, Tari Bujang Ganong dan Tari Banteng serta diakhiri dengan flashmob. Semua ini ditampilkan secara megah dan meriah. Setelah pertunjukan seni tari dilanjutkan dengan paduan suara yang membawakan 3 lagu baik lagu wajib, lagu daerah, dan lagu pilihan. Semua pertunjukan seni tari dan musik ini merupakan hasil latihan siswa SPANEPA yang dilatih oleh mahasiswa Asistensi Mengajar UM selama beberapa minggu terakhir.

 Selanjutnya kegiatan pelantikan pengurus OSIS Periode 2022-2023 yang dijadikan satu dalam kegiatan HUT SPANEPA 39. Adapun pelantikan OSIS ini diikuti oleh seluruh calon pengurus baru periode 2022-2023 dan pengurus lama periode 2021-2022. Pelantikan ini dilakukan untuk serah terima jabatan dari pengurus baru ke pengurus lama oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pakisaji. Setelah kegiatan pelantikan selesai dilanjutkan dengan pertunjukan perwakilan kelas hingga sore hari. Penampilan siswa juga tidak kalah seru dan menarik diantaranya yaitu menyayi solo, menyayi duet, dance, dan tari-tarian.

Dengan adanya kemeriahan HUT SPANEPA yang ke-39 harapannya juga dapat diikuti oleh prestasi siswa-siswi SMP Negeri 1 Pakisaji  yang melejit baik dari bidang akademik maupun non akademik.

 

HUT SPANEPA

Penulis:

Dina Febrianti

Salma Nur Salsabila Sahda

Faiz Hula Muttaqin

Jumat, 02 Desember 2022

Pemilihan Ketua OSIS

 Pemilihan Ketua OSIS 
sebagai 
Implementasi Projek Suara Demokrasi


 
Sambutan Ketua Pelaksana Pemilihan Ketua OSIS 

Calon Ketua & Wakil Kwtus OSIS

        Kurikulum Merdeka Belajar yang belum lama ini diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Salah satu hal yang membedakan kurikulum merdeka belajar dengan kurikulum sebelumnya adalah adanya kegiatan berbasis projek, yang bernama Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tema projek pertama yang dipilih oleh SMP Negeri 1 Pakisaji adalah Suara Demokrasi.

          Projek Suara Demokrasi ini dilaksanakan pada tanggal 10 September 2022 hingga 7 November 2022. Diawali dengan kegiatan pengenalan konsep demokrasi Pancasila. Dilanjutkan dengan kegiatan simulasi pemilihan ketua kelas beserta pengurusnya untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai konsep suara demokrasi. Pada pertemuan berikutnya peserta didik diajak untuk mengenal dan memahami tentang visi dan misi serta alur kegiatan pemilihan ketua OSIS. Hingga pada puncaknya siswa-siswi SMP Negeri 1 Pakisaji mengimplementasikan projek suara demokrasi melalui kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

          Rangkaian kegiatan pemilihan Ketua OSIS berlangsung selama beberapa hari. Dimulai dengan penjaringan calon anggota OSIS dan penentuan kandidat ketua dan wakil ketua OSIS. Pada hari berikutnya dilaksanakan kegiatan Orasi, yaitu penyampaian visi dan misi dari keempat kandidat calon ketua dan wakil ketua OSIS. Pada keesokan harinya diadakan kegiatan pencoblosan untuk memilih satu pasangan kandidat ketua dan wakil ketua OSIS. Rangkaian kegiatan pemilihan Ketua OSIS diakhiri dengan upacara pelantikan pengurus OSIS baru masa bakti 2022/2023 yang pelaksanaanya bertepatan dengan HUT SMP Negeri 1 Pakisaji. Dengan adanya projek ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa-jiwa demokrasi siswa-siswi SMP Negeri 1 Pakisaji melalui kegiatan pemilihan Ketua OSIS.


Penulis :

  •        Galuh Agustina Mahardika
  •         Rika Febrianti
  •         Riska Rindi Rasinta


Selasa, 22 November 2022

ANTI KORUPSI

 SOSIALISASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DAN PEMBACAAN KOMITMEN ANTI KORUPSI SAAT UPACARA BENDERA

SENIN 14 NOVEMBER 2022


Pendidikan Antikorupsi adalah sebuah gerakan budaya dalam menumbuhkan nilai antikorupsi sejak dini. Kita menyaksikan berita tentang tindak pidana korupsi dan perilaku koruptif di mana-mana. Terjadi di hampir semua daerah di Tanah Air, di semua level, dan di semua segi kehidupan dengan beragam jenis, modus, dan kompleksitas. Perilaku koruptif telah merasuki semua elemen bangsa. Padahal kita semua tahu bahwa korupsi adalah perilaku yang tidak bermoral.



               


Muara dari persoalan korupsi adalah hilangnya nilai-nilai antikorupsi (jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung- jawab, kerja keras, sederhana, berani, adil) dari dalam diri individu. Dalam hal ini sekolah sebagai lokomotif penguatan budaya antikorupsi untuk jangka panjang. Maka kita awali dengan melakukan Pendidikan Antikorupsi yang dimotori oleh satuan pendidikan.

Dalam hal ini maka SMP Negeri 1 Pakisaji mengambil langkah awal dalam pendidikan anti korupsi yaitu berupa sosialisasi tentang korupsi yang diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pakisaji sehingga anak-anak memahami sikap sederhana yang mungkin pernah mereka lakukan merupakan tindakan korupsi diantaranya : tidak bersikap jujur, datang terlambat saat pergi ke sekolah, tidak masuk kelas saat jam pelajaran, tidak mengenakan seragam yang lengkap. Dengan begitu anak-anak mengetahui sikap yang harus mereka ambil agar tidak melakukan perilaku korupsi. Setelah menyampaikan sosialisasi sikap – sikap yang mencerminkan perilaku korupsi maka dilanjutkan dengan “Pembacaan Komitmen Anti Korupsi pada saat Upacara Bendera hari Senin 14 November 2022”. Harapannya dengan membacakan komitmen Antikorupsi seluruh warga sekolah sadar bahwa sikap anti korupsi merupan tugas dan tanggung jawab bersama. Sikap anti korupsi harus tertanam sejak dini dan setiap insan wajib memiliki sikap tersebut. Pendidikan anti korupsi diberikan agar terciptanya generasi muda yang dengan sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi, dan juga mengetahui sanksi-sanksi yang akan diterima jika seseorang melakukan korupsi. Diharapkan melalui pendidikan mengenai anti korupsi sejak dini dapat menciptakan anak yang memiliki kepribadian lebih mawas diri, sehingga ketika saatnya terjun ke masyarakat, anak tidak lagi mudah terpengauh dan memiliki pengetahuan yang cukup dan benar mengenai anti korupsi. Melalui sosialisasi ini, harapannya dapat memupuk kesadaran tentang korupsi kepada anak-anak serta nantinya dapat mewujudkan Indonesia bebas korupsi karena pada akhirnya anak-anak inilah yang menjadi pemimpin Negara Indonesia

















  TIM ADIWIYATA  SMP NEGERI 1 PAKISAJI 1. Ketua Tim   : Sugito, S.Pd. 2. Wakil Ketua : Mentas Wicaksono, S.Pd. 3. Sekretaris : Mochamad Syai...